Oleh Dra. Nur 'Ainy Al Mascatty
A. PENDAHULUAN
Perubahan sosial di Indonesia terus berlangsung sejalan dengan perkembangan ilmu dan teknologi, bersamaan dengan hal tersebut agama-agama dan idiologi lain mulai menampakkan kegiatannya dengan memberkan pelayanan yang konkrit kepada masyarakat, sehingga masalah yang dihadapi da'wah Islam semakin komplek bertan dengan berbagai permasalahan sosial, politik, ekonomi, pendidikan, science dan teknologi.
Dengan munculnya kenyataan sosio kultural tersebut, harus menimbulkan kesadaran baru di kalangan pemeluk Islam untuk lebih mensistematiskan dakwahnya dalam berbagai bidang kehidupan, agar dakwah Islam dapat berkembang sesuai dengan perkembangan dan kebutuhan zaman. Dampak perubahan sosio kultural yang terjadi menyentuh angsung lembaga atau organisasi dakwah yang ditandai dengan ketidakmampuannya melihat masalah secara jelas, tema dakwah yang itu-itu saja sudah mulai kehilangan relevansinya, sedangkan model dakwah yang ada sudah tak dapat digunakan untuk meihat dan memecahkan masalah yang semakin rumit.
Permasalahn fundamental yang dihadapi oleh dakwah Islam di Indonesia adalah tidak adanya perencanaan kerangka dakwah yang disusun secara sistematis dan utuh untuk merealisasikan Islam dalam semua datarn kehidupan, dimana dakwah Islam yang dilakukan oleh lembaga apapun masih bersifat sampingandan sambil lalu.
Dalam rangka merealisir fungsi kekahlifahan maka upaya dakwah yang merupakan preoses aktualisasi iman memerlukan upaya yang sungguh-sungguh dan terorganisir secara rapi. Proses ini merupakan suatu peruabahan dari sistem merasa, berfikir, bersikap dan bertindak individu dan masyarakat menuju pembangunan dan penciptaan realitas sistem baru yang menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan, keadilan, kebenaran, perdamaian, keindahan, kebaikan dan lain sebagaiya yang disebut sebagai realitas islami.
Para insan dakwah harus hadir sebagai pewaris nabi untuk memperbaiki dan mengubah kenyataan sistem kehidupan yan dzalim, dimna masyrajat telah membisu untuk menytakan kebenaran.